Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) lahir dari visi besar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Otto Iskandar Dinata Banten untuk menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, moderat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Gagasan pendiriannya berangkat dari kebutuhan riil masyarakat Banten akan tenaga pendidik Pendidikan Agama Islam yang profesional, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan era digital dan globalisasi.
Secara formal, Program Studi PAI memperoleh izin penyelenggaraan berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 129 Tahun 2024. Penerbitan izin ini menjadi tonggak penting berdirinya Prodi PAI sebagai program sarjana (S1) di lingkungan STIT Otto Iskandar Dinata Banten. Proses pendirian tersebut didahului oleh penyusunan dokumen akademik yang komprehensif, analisis kebutuhan pasar kerja, serta penguatan sumber daya dosen dan sarana prasarana. Terakreditasi Baik berdasarkan Keputusan LAMDIK No. 991/SK/LAMDIK/Ak-PSB/S/VIII/2024 Program Studi Pendidikan Agama Islam, pada Program Sarjana Sekolah Tinggi Tarbiyah Otto Iskandar Dinata Banten, Kota Tangerang Selatan memenuhi syarat peringkat akreditasi BAIK.
Sejak awal perumusannya, kurikulum Prodi PAI dirancang dengan pendekatan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6 dan mengacu pada regulasi nasional seperti Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi . Kurikulum ini tidak hanya menekankan penguasaan substansi keilmuan PAI—meliputi Al-Qur’an Hadis, Fikih, Akidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam—tetapi juga integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran.
Keunikan Prodi PAI STIT Otto Iskandar Dinata Banten terletak pada orientasinya terhadap konteks lokal Banten sebagai wilayah yang kaya tradisi keagamaan dan budaya. Mahasiswa dibekali kemampuan memetakan fenomena sosial-keagamaan lokal sekaligus mengembangkan pembelajaran PAI berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pendekatan ini menjadikan lulusan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga responsif terhadap dinamika masyarakat.
Dalam perjalanannya, Prodi PAI mengusung visi: “Unggul dalam Pengembangan Keilmuan Pendidikan Islam bagi Peradaban di Banten pada Tahun 2027.” Visi ini diterjemahkan dalam misi meningkatkan akses pendidikan Islam yang merata, unggul, moderat, dan inovatif, serta memperkuat daya saing lulusan . Implementasinya tercermin dalam struktur kurikulum 136 SKS yang mencakup penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Pengembangan kualitas akademik Prodi PAI juga ditopang oleh sistem penjaminan mutu internal melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) . Evaluasi berbasis Outcome Based Education (OBE) diterapkan untuk memastikan capaian pembelajaran lulusan selaras dengan profil yang ditetapkan, yaitu calon guru/pendidik PAI, asisten peneliti, pengembang bahan ajar, praktisi pendidikan, dan manajer lembaga pendidikan Islam.
Selain itu, Prodi PAI turut mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) sesuai regulasi nasional . Mahasiswa diberi kesempatan memperkaya pengalaman akademik melalui kegiatan magang, penelitian, proyek desa, hingga pertukaran pelajar. Kebijakan ini memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Secara historis, kelahiran Prodi PAI di STIT Otto Iskandar Dinata Banten bukan sekadar pembukaan program studi baru, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperluas kontribusi institusi terhadap pengembangan pendidikan Islam di Banten dan Indonesia. Dengan fondasi regulasi yang kuat, tata kelola yang kredibel, serta orientasi inovatif berbasis teknologi dan nilai-nilai keislaman, Prodi PAI terus berkomitmen mencetak pendidik profesional yang berakhlak mulia, visioner, dan siap membangun peradaban.
Hari ini, Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Otto Iskandar Dinata Banten terus berkembang sebagai kawah candradimuka lahirnya pendidik masa depan. Para mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi guru PAI, tetapi juga calon pemimpin pendidikan, pengembang kurikulum, peneliti pemula, serta penggerak literasi keislaman di tengah masyarakat. Dengan fondasi hukum yang kuat, tata kelola profesional, dan semangat inovasi berkelanjutan, Prodi PAI melangkah mantap menorehkan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam di Banten dan Indonesia.
Sejarah Prodi PAI adalah kisah tentang harapan, komitmen, dan keberanian untuk membangun peradaban melalui pendidikan. Dari ruang-ruang kelas yang sederhana hingga cita-cita besar mencetak generasi unggul, perjalanan ini menjadi bagian dari ikhtiar panjang dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang membumi dan mencerahkan.